Lompat ke isi utama
Polsek Bukit Kemuning Ringkus DPO Pelaku Curat

Polsek Bukit Kemuning Ringkus DPO Pelaku Curat

Lampung Utara. Polsek Bukit Kemuning Polres Lampung Utara meringkus satu pelaku pencurian dengan pemberatan yang beroperasi di wilayah Bukit kemuning, pelaku tersebut termasuk salah satu Daftar Pencarian Orang (DPO) setelah kedua temannya yang sudah menjalani hukuman yang berhasil diringkus lebih dulu oleh petugas. Rabu (20/3/19).

 

Pelaku Suryadi (29) warga Kodoronyok LK. VI Kel. Bukit Kemuning diamankan berdasarkan Laporan Polisi : LP/ 15 / I / 2019/ Polda LPG/ Res LU/ Bukit Kemuning tanggal 12 Januari 2019 dengan pelapor Danang Kusuma Atmaja (28) warga jalan pasar inpres lingkungan IV Kel. Bukit Kemuning, Kec. Bukit Kemuning Kabupaten Lampung Utara.

 

Kapolres Lampung Utara AKBP Budiman Sulaksono, S.I.K. yang diwakili oleh Kapolsek Bukit Kemuning Kompol Eriri Efri mengatakan, kronologis kejadian pada hari kamis tanggal 12 januari 2019 lalu dimana pelaku masuk kedalam rumah pelapor dengan cara merusak pagar bambu belakang rumah dan memanjat tembok samping rumah kemudian langsung masuk kedalam rumah dan mengambil barang-barang berupa 1 buah kompor gas merk rinai, tabung gas ukuran 15 kg, baju kaos warna hitam, 3 celana dasar warna hitam, dan 3 kuali besar.  Setelah itu pelaku keluar melewati pintu belakang rumah pelapor atas kejadian tersebut pelapor melaporkan kejadian kepolsek bukit kemuning .

 

“Pelaku diringkus pada saat di lapangan dwikora saat sedang duduk diatas motor di pinggir lapangan Dwikora Bukit Kemuning tampa ada perlawanan, “ ujar Kapolsek Kompol Eri. 

 

Adapun barang bukti yang diamankan yaitu 1 buah kompor gas merek rinai, 1 unit galon air minum merk aqua, 1 unit sepedah motor honda supra fit warna hitam, 1 buah tabung gas 12 kilogram, 1 blender merk philps, 1 buah tabung gas 3 kilogram, 1 buah teko air warna kuning, 1 buah tempat air merk kelly. 

 

"Untuk pelaku akan dijerat dengan Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara," papar Kapolsek.

Berita Polisi Terpopular

promoterm